"just a bit longer, please.."

Keluarlah, wahai saudaraku

Dari ni’mat kesendirianmu

Satukanlah hati-hati yang sedang berserakan itu

Kumpulkanlah semua energi yang tersisa dan berdirilah di ujung jalan itu

Karena sebentar lagi sejarah akan lewat untuk mencari aktor baru

Untuk sebuah drama kejayaan..

Walau aral lintang menghampar, jangan biarkan kisahmu terdampar.

Thufail al-Ghifari 

“Now we share the same bright sun, the same round moon, why don’t we share the same love.. tell me why not..”

Hold my hand - Maher Zain

Sedih, lihat SEMUA kasus yang akhir-akhir ini marak di negeri tercinta. Banyak argumen, banyak pembenaran, banyak kebohongan, banyak pembodohan. Semakin bertambah kerugian, semakin sering fakta dan kebenaran dibolak-balikkan.

Sedih, lihat pemuda-pemudi yang semakin tidak peduli. Mengedepankan kesenangan duniawi hingga diri hilang kendali, cuek dengan sakitnya saudara sendiri. Nasihat semakin dihindari, bangga tetap bertahan dengan kemaksiatan yang dijalani. 

Sedih, lihat kepekaan manusia yang semakin langka. Biasa saja melihat anak kecil yang saat jam istirahat masih berkeliaran di jalan raya. Tidak ada rasa iba, tidak bertambah rasa cinta. Semuanya masih sama, anak-anak itu tetap berada di area berbahaya. 

Sedih, lihat mereka yang sama sekali tidak mau tahu tentang perih yang dirasa saudara di Palestina. Berdalih luka negara sendiri masih menganga, tak perlu dulu lah urusi yang berada jauh disana. 

Abu Sa’id Al-Khudri r.a. berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Barang siapa diantaramu melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Jika ia tak sanggup, maka dengan lidahnya. Dan jika tak sanggup juga, maka dengan hatinya, dan yang demikian itu adalah selemah-lemah iman.” ~ H.R. Muslim

Semoga siapapun yang menyadari adanya kemungkaran, mampu berusaha MAKSIMAL untuk bersedia mengubah dengan tangan, lisan, maupun dengan mendoakan dalam hatinya walaupun itu selemah lemahnya iman. Setidaknya marilah kita MAU membuka mata dan melihat kebenaran. 

Islam itu indah, kalau kita mau mempelajari seluruhnya. Makanya jangan setengah-setengah, supaya tidak ada lagi lomba mencari-cari alasan, supaya tidak luntur kepedulian, supaya tidak lagi ada kesalahan yang dibenarkan. 

Kematian terus mengintai, tidak pernah ada yang mampu menjamin diri ini masih bisa bernafas esok hari, atau beberapa jam setelah ini. Jadi, mari segera bergerak atau akan berdampak pada semakin mewabahya kematian hati. 

Semoga yang sadar senantiasa berusaha menyadarkan yang belum sadar :)

“Hold my hand, my friends.. We can save the good spirit of me and you. For another chance, and lets pray for a beautiful world, a beautiful world I share with you..”

"Kalau mau, banyak jalan. Kalau tidak mau, banyak alasan."

Direktur Pesantren Quran Nurul Falah - Tentang Belajar Al Quran.

Masjid Nuruzzaman, Kampus B Unair, 13 Mei 2012.

"Makanya, cari kebenaran, bukan pembenaran."
"sesuatu yang salah terjadi pada diri saya , ada yang salah , saya mengetahui , tapi mengapa tetap tidak peduli …"

saya ingin bercerita , tapi tidak tahu kepada siapa …

(via kurniawangunadi)

Ibarat jalan yang panjang, perjuangan adalah menyusurinya.

Tak harus sekokoh tebing dan sekuat baja,

tidak juga bersikap lemah.

Karena orang yang kokoh dan kuat itu,

adalah yang mampu bangkit dari seok langkahnya.

Kini tujuan telah jelas,

Yang bukan akhir, namun awal.

Meski harus menahan perih,

Namun peluh dan tetes darah akan jadi saksi.

Bahwa diri ini telah menjadi orang yang menang,

Dan pantas untuk dimenangkan.

- Peka. 

(Kakekbodo, Juni 2010)

"Mengarungi samudera kehidupan, kita ibarat para pengembara.
Hidup ini adalah perjuangan, tiada masa ‘tuk berpangku tangan.
Setiap tetes peluh dan darah tak akan sirna ditelan masa.
Segores luka di jalan Allah kan menjadi saksi pengorbanan."
— Bingkai Kehidupan - Shoutul Harokah 

:)

  1. Camera: BlackBerry 8520